Skip to main content

Karena nggak biasa bangun di dini hari, rasa enggan mungkin sering kali membuatmu berat untuk bangun sahur selama Ramadan? Hal ini terbilang wajar dan nggak cuma dialami olehmu kok, Girls. Meski demikian, seperti halnya menjaga kebersihan wajah dengan sabun cuci muka yang bagus, sahur adalah hal yang sebaiknya nggak dilewatkan karena kamu tetap butuh energi untuk beraktivitas keesokan harinya.

Nah, simak yuk beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar sahur benar-benar membuat kamu #SiapTerus dan bebas lemas saat puasa!  

  1. Sahurlah jelang waktu imsak dan pilih makanan tinggi protein.

Salah satu sunah saat berpuasa ialah makan sahur mendekati waktu Imsak (batas waktu puasa dimulai, kurang lebih 10 menit sebelum adzan Subuh). Hal ini tentu sudah kamu hapal di luar kepala ya? Nggak cuma dihapal, ada baiknya mulai saat ini kamu juga mempraktikkan anjuran ini dengan baik, karena bisa membuat energi dari makan sahur bertahan lebih lama dan durasi tidur malammu pun bisa jadi lebih panjang. Agar saat makan nggak terburu-buru, kamu dianjurkan makan 30 hingga 60 menit jelang waktu imsak.

Seperti halnya sabun cuci muka yang kamu gunakan, makanan yang kamu konsumsi saat sahur juga perlu diperhatikan. Sebab, beda jenis makanan, beda pula lama waktu cerna dan efeknya untuk tubuh. Terkait hal ini, kamu disarankan memilih menu yang mengandung protein tinggi seperti telur, ikan, dan omelet, karena kaya nutrisi dan juga lebih lambat dicerna tubuh, sehingga perut bisa terasa kenyang lebih lama.

  1. Minum dua gelas air putih saat sahur.

Banyak yang beranggapan bahwa saat puasa, melawan haus lebih berat ketimbang menahan lapar. Oleh sebab itu, mencukupi kebutuhan air putih harian agar tubuh tetap terhidrasi termasuk kunci untuk membuat puasa terasa lebih ringan.

Selama Ramadan, jam makan dan minum kamu tentu lebih terbatas. Jika saat tidak berpuasa, kamu terbiasa minum tiap 2-3 jam sekali, selama Ramadan kamu bisa mengganti pola ini menjadi dua gelas saat sahur, empat gelas di malam hari hingga jelang waktu tidur, dan dua gelas saat berbuka puasa. Pola minum yang baru ini akan membantumu tetap terhidrasi dengan baik, meski berpuasa selama hampir 13 jam.

  1. Hindari sahur berlebihan.

Seperti membersihkan wajah dengan sabun cuci muka yang bagus, makan sahur juga nggak boleh berlebihan, Girls. Alih-alih membuatmu kenyang lebih lama, sahur berlebihan justru membuat energi tubuh lebih cepat terkuras. Sebab, energi itu terpakai lebih banyak dan lebih lama untuk mencerna makanan yang kamu konsumsi. Jadi, nggak perlu sahur dengan porsi ekstra, ya. Asalkan menunya bergizi, kebutuhan nutrisi harianmu selama puasa sudah bisa tercukupi dengan porsi normalmu kok.

Agar puasa terasa lebih ringan, kamu juga perlu membuat tubuh dan wajah lebih segar. Tampilan yang segar tentu dapat memberikan dampak positif pada semangat kamu saat beraktivitas. Hal ini dapat dilakukan dengan teratur menerapkan cara membersihkan wajah dengan benar. Jangan lupa juga lakukan hal ini dengan memanfaatkan sabun pembersih wajah yang tepat untuk kulit remaja seperti CLEAN & CLEAR® FOAMING Facial Wash. Mengandung Salicylic Acid, Foaming Facial Wash dari CLEAN & CLEAR® ini nggak sekadar membersihkan kulitmu dari minyak dan kotoran secara menyeluruh, tetapi juga mengontrol kadar minyak di kulitmu hingga delapan jam. Kamu pun bisa terus aktif menjalani harimu selama puasa tanpa takut kulit mengilap karena minyak!

Dengan dukungan sabun cuci muka yang bagus dan tips sahur di atas, kini kamu pun bisa terus aktif selama puasa tanpa merasa lemas maupun khawatir akan kulit berminyak. Selamat puasa!