Skip to main content

Mencintai Keunikan Diri Sendiri melalui Kampanye ‘For Every Face’

Girls, sebagai remaja aktif yang senang bersosialisasi di dunia digital, kamu pasti semakin update tentang tren fashion, film, musik, dan tentunya pengetahuan-pengetahuan lain yang bermanfaat berkat akses internet dan teknologi canggih yang kamu punya sekarang. Tapi selain dampak baik teknologi tersebut, sadar gak sih, girls, kalau penggunaan internet dan media sosial secara gak langsung juga bisa memberikan dampak buruk untuk psikologis kamu? Kehadiran media sosial, tren dan ekspektasi dari lingkungan sekitar telah menciptakan suatu stereotype yang membawa tekanan tersendiri bagi kamu dalam melihat diri sendiri. Akibatnya, kamu bisa ngerasain perasaan gak nyaman yang berujung pada kehilangan rasa percaya diri kamu! Padahal kita semua punya potensi unik yang bisa dikembangkan sesuai passion masing-masing, tanpa perlu ngerasa cemas dan gak pede.

Nah, sebagai brand perawatan kulit terkemuka yang peduli dan aware sama remaja Indonesia, Clean & Clear baru-baru ini meluncurkan kampanye inspiratif bertajuk #ForEveryFace loh, Girls. Kampanye ini bertujuan untuk mengaspirasi kamu sebagai remaja putri di Indonesia untuk meningkatkan kepercayaan diri, serta memaksimalkan potensi diri kamu agar dapat terus berkarya dan berkreasi, gak peduli apapun warna kulitmu, dari mana kamu berasal, maupun penampilan dan bentuk tubuhmu!

Peluncuran kampanye #ForEveryFace diadakan pada 26 Januari 2018 lalu di Eighty Nine Coffee & Eatery Kemang, Jakarta Selatan. Acara peluncuran kampanye ini dihadiri langsung oleh Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia. Dalam sambutannya, Mr Lakish menjelaskan kalau setiap remaja putri punya kesempatan yang sama untuk mengejar sukses tanpa batasan apapun, seperti jenis, warna, kondisi kulit ataupun penampilan. “Clean & Clear mengerti bahwa tiap remaja itu unik dan jika mereka dapat memahami dan menghargai hal tersebut, mereka bisa menikmati hidup sepenuhnya dengan penuh percaya diri,” jelasnya.

Setelah sambutan dari Mr Lakish, Uchita Pohan selaku MC pada hari itu mengajak Yuni Sulistyo, Brand Manager Clean & Clear Indonesia untuk naik ke atas panggung. Dalam sambutannya, Yuni menyampaikan kalau kampanye baru #ForEveryFace ini merupakan bentuk komitmen Clean & Clear untuk meningkatkan rasa percaya diri remaja putri di seluruh Indonesia.

Dalam rangkaian acara hari itu Clean & Clear juga mengadakan sharing session dengan menghadirkan beberapa narasumber, termasuk di antaranya adalah role model sekaligus mentor Cerita Kita Girls: Oriza Kristel, beauty blogger Indonesia dan Nurulita Andriani Rahayu, seorang fashion photographer, juga salah seorang psikolog anak dan remaja terkemuka di Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog. Dalam sesi sharing tersebut, Vera menjelaskan pentingnya remaja putri Indonesia untuk percaya diri pada kemampuan, minat dan keputusan yang dipilih, tanpa merasa terganggu oleh standar yang muncul dari masyarakat dan media sosial. “Dengan kepercayaan diri, para remaja putri dapat meraih potensi diri dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri dengan passion yang mereka sukai,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Oriza dan Nurul turut berbagi cerita mengenai pentingnya percaya pada diri sendiri dan pede dalam menghadapi tantangan yang muncul saat mengejar passion kamu. “Saat pertama kali saya memulai sebagai fashion photographer, saya tidak yakin apakah orang dapat menerima saya ataupun karya saya. Tapi seiring bejalannya waktu, tantangan yang muncul bisa saya hadapi dengan cara tetap fokus menangkap ekspresi dan keunikan wajah melalui lensa kamera,” jawab Nurul saat ditanya tentang caranya menekuni bidang fotografi. Agnes, beauty blogger dengan rambut curly-nya yang unik ini juga bercerita tentang pentingnya menerima keunikan diri sendiri saat menjalani passion. “Standar kecantikan yang diciptakan di media sosial memang ada. Tetapi, hal terpenting adalah bagaimana kita bisa menerima keunikan diri kita sendiri dan merayakannya,” imbuh Agnes. Ia juga berpesan kalau kita harus terus konsisten dan pede dalam menekuni passion yang kita suka.

Nah, selain para mentor CK Girls dan psikolog, Cerita Kita Girls Dewi dan Marisa juga diundang naik ke atas panggung untuk berbagi cerita tentang pengalaman mereka berdua sebagai kontributor aktif Cerita Kita. Keduanya kompak bilang kalau Cerita Kita adalah wadah yang tepat untuk belajar dan menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bekal mengejar sukses dan menjadi diri yang lebih baik.

Setelah mengikuti keseluruhan rangkaian acara #ForEveryFace hari itu, kita jadi makin semangat, deh, untuk tetep pede dalam menekuni passion yang kita cintai. Ya, gak, Girls?